«

»

Nov 04

Mencari Visa Ke USA

Ke Amerika, mau?

Suatu hari saya dapat sms, “Bu, ini ada kesempatan pergi ke New York untuk pelatihan. Waktu sekitar 2 pekan. Biaya transportasi, akomodasi, dan biaya pelatihan ditanggung World Bank. Mau berangkat apa tidak?” Tentu saja sms itu saya kroscek, jangan-jangan PHP. Alhamdulillah, ternyata tawaran ini tawaran real, bukan sekedar PHP.

Paspor punya, langkah pertama yang perlu dicari adalah visa. Untuk itu, saya kunjungi situs kedutaan besar Amerika di Indonesia yaitu indonesian.jakarta.usembassy.gov di bagian Visa Nonemigrant. Jika mau mengajukan permohonan visa, diisi saja semua yang perlu diisi secara online. Misalnya siapa, mengapa mau ke Amerika, di Amerika tinggal di mana, siapa penjaminnya, alamatnya di mana, sponsor pergi ke Amerika lembagamana, dll. Yang perlu disiapkan adalah file foto untuk diupload. Dari file foto biasa (*.jpeg), dengan aplikasi cropping dari laman tersebut, dihasilkan file yang sesuai tuntutan. Setelah mengupload foto, kita print kode pembayaran ke bank yang ditunjuk. Nomor kode pembayaran kita uploadkan lagi, kemudian membuat janji untuk wawancara. Janji tersebut kemudian dicetak.

Ketika wawancara, bukti jadwal wawancara dan paspor wajib dibawa. Yang (katanya) mendukung keberhasilan adalah undangan dari pengundang di Amerika, bukti dari sponsor, tiket, dll.

Saya berangkat pukul 5.00 pagi, sampai di Kantor Kedubes di Jl. Merdeka Selatan pukul 5.30. Yang antri sudah banyak. Makanan dan minuman diminta ditinggal di dekat satpam. Masuk ke kedutaan besar semua discreening pakai X-ray, kemudian barang-barang dititipkan di tempat penitipan yang telah disediakan.

Ternyata setelah masuk ke dalam antrinya panjaaaannnngggg…..koridor dengan kursi panjang sudah berderet-deret orang menunggu. Kemudian dipanggil untuk check dokumen, baru masuk ke ruang utama untuk screnning sidik jari dengan dipanggil 5 orang-5orang. Setelah screnning sidik jari, kemudian menunggu lagi.

Setelah dipanggil, ditanya “Mrs………. Why will you come to USA?”….kalau diundang, tunjukkan undangannya. Terus dilanjutkan, apa pekerjaan anda, apakah atasan Anda mengijinkan anda pergi ke Amerika, apakah mengajak keluarga ke Amerika, berapa lama di sana, tinggalnya di mana, dst,……”

Akhirnya setelah selesai, Alhamdulillah,…..diberi kertas putih….yang artinya kita diijinkan untuk ke Amerika, aplikasi visa diterima, tinggal mengambil paspor yang telah ditempeli visa di tempat yang sudah kita tuliskan. Depan saya dapat kertas kuning, artinya diminta kembali lagi beberapapekan dengan melengkapi berkas…..Ada pula yang dapat kertas merah, artinya aplikasi ditolak dan boleh mengajukan aplikasi visa ke Amerika dalam beberapa bulan ke depan…

Alhamdulillah….. perolehan sebanding dengan deg-degan-nya… Bismillah….semoga ke USA memeroleh ilmu pengetahuan sehingga menjadi lebih bersyukur …

2 comments

  1. ari setiawan

    wah pengalaman mengurus visa yang amazing, semoga ke amerikanya lancar dan berkah, serta dapat ilmu yang bermanfaat…amien

  2. Diyah Ayu Retno

    Terimakasih ibu sudah berbagi pengalaman dan informasi

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>